Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Cianjur, Himam Haris didampingi sejumlah artis KDI, mulai dari Silvi (Cianjur), Kaka (Purwakarta), Ana (Bekasi), Risti (Palangkara, Kaliman Timur), Yolanda (Makasar), Ginar (Palembang), Noval (Tulungagung), Khori (Jakarta), dan pembimbing olah vocalnya, Bunda Nadia (Menur Gembul, red) saat meresmikan panggung dan aula terbuka di Pasar Induk Cianjur (PIC) Pasir Hayam, Desa Sirnagalih, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur, Minggu (16/10/2016).Peresmian yang ditandai dengan pengguntingan pita ini dilakukan selain untuk memberikan hiburan, juga untuk menarik minat masyarakat Cianjur untuk berbelanja ke PIC Pasir Hayam.
Himam mengatakan, peresmian fasilitas pasar tradisional ini, yakni berupa panggung hiburan dan aula terbuka merupakan upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur untuk memberikan dampak positif terhadap PIC Pasir Hayam, khususnya para pedagang dan umumnya juga masyarakat.
“Dengan adanya panggung hiburan dan aula terbuka ini selain untuk memberikan hiburan kepada para pedagang juga diharapkan menimbulkan minat bagi masyarakat Cianjur untuk datang dan berbelanja ke Pasar (PIC Pasir Hayam, red). Dan mudah-mudahan juga bisa menarik minat para remaja untuk datang ke pasar tradisonal.
Karena, nanti di panggung ini setiap minggunya akan di isi oleh berbagai acara hiburan dan saat ini kami sudah bekerja sama dengan Dewan Kesenian Cianjur (DKC), dan siapapun baik itu komunitas, perusahaan, maupun event-event organizer yang ada di Cianjur, silakan untuk mengisi acara di panggung hiburan yang berada di Pasar Induk Cianjur,” paparnya kepada saat ditemui di sela-sela acara.
Tak hanya pemerintah, kata Himam, yang wajib untuk melestarikan pasar tradisional tetapi juga seluruh masyarakat pun wajib untuk melestarikannya. Karena pasar trandisional merupakan tonggak ekonomi suatu daerah dan menjadi sumber penghidupan.
“Belanja ke pasar tradisional sangat menarik karena tersedianya hampir semua yang dibutuhkan oleh masyarakat, seperti sayur, buah, rempah-rempah, alat rumah tangga, perlengkapan sekolah, pakaian, hingga jajanan pasar yang belum tentu bisa dijumpai, jika berbelanja di pasar swalayan. Harganya pun relatif lebih murah, bila dibandingakan dengan berbelanja di pasar swalayan. Serta adaanya proses tawar menawar yang memiliki efek tersendiri bagi pembeli untuk mendapatkan harga yang lebih murah,” ujarnya.
Himam menambahkan, pasar tradisional lebih banyak menjual hasil bumi negeri sendiri. Jika berbelanja di pasar tradisional maka Kita ikut memajukan produk dalam negeri. Belanja di pasar tradisional sama saja dengan membantu mengembangkan usaha kecil dalam negeri.
Sementara itu, salah seorang pengunjung PIC Pasir Hayam, Uje (35), mengungkapkan, dengan adanya panggung hiburan tersebut tentunya akan berdampak positif terhadap keberadaan PIC Pasir Hayam. Hanya sayangnya, kata Uje, launching dengan mendatangkan artis-artis KDI ini dinilai kurang sosialisasinya. Padahal, ini kalau sebelum-sebelumnya disosialisasikan tentu akan ramai sekali.
“Ya, saya sebagai warga Cianjur, mengapresiasi upaya Pemkab yang telah menyediakan fasiltas panggung hiburan dan aula terbuka ini. Apalagi saat launching ini dimeriahkan artis-artis yang sangat bagus, seperti KDI ini, ditambah Kepala Disperindag bilang, setiap minggunya akan ada beragam hiburan. Sukes dan terus berupaya untuk memajukan pasar dengan program menarik lainnya,” pungkasnya. (rus)
Sumber : http://www.beritacianjur.com/read/7798/artis-artis-kdi-meriahkan-launching-panggung-dan-aula-terbuka
Kepala Disperindag Kabupaten Cianjur, Himam Haris didamping artis-artis KDI saat meresmikan panggung hiburan dan aula terbuka di PIC Pasir Hayam, Minggu (16/10). (Foto : BC/Suparjo)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar